PERBANDINGAN BOBOT BERITA PENTING DAN TIDAK PENTING

Nama : Muhammad Khatomi Arrizal

NIM : 302190104

KPI D

 

Tilang Elektronik Bakal Makin Gencar, Ini Titik Lokasi Kamera ETLE Terpasang

https://oto.detik.com/berita/d-5362138/tilang-elektronik-bakal-makin-gencar-ini-titik-lokasi-kamera-etle-terpasang?tag_from=wp_beritautama&_ga=2.182266471.1306526658.1612488893-609606452.1598857811

Di dalam berita diatas tertulis Polda Metro Jaya menargetkan setidaknya akan ada 100 kamera ETLE tambahan terpasang di berbagai sudut jalanan di Jakarta. Dengan tilang elektronik diterapkan agar bisa lebih membuat pengguna jalan di Jakarta lebih disiplin serta mengurangi interaksi petugas dengan pengendara, agar tidak ada lagi sebutan oknum polisi nakal.

Penambahan jumlah kamera tilang elektronik merupakan bagian dari kebijakan Kapolri baru Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkomitmen untuk membenahi pelayanan kepolisian pada publik. Termasuk penindakan hukum dalam berlalu lintas secara elektronik.

Berita ini menurut saya sangat penting disampaikan karena berita ini berisi tentang pemberitahuan kepada masyarakat bahwa akan dipasang kamera pengintai untuk kebutuhan E-tilang. Dengan disampaikannya berita ini maka masyarakat bisa lebih berhati-hati dalam berkendara dan bisa menghindari kamera-kamera yang dipasang bisa lebih mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

 

Kemudian kita bandingkan saja dengan berita dibawah ini

 

Kisah Asmara Ayu Ting Ting Sepedas Sambalado

https://hot.detik.com/celeb/d-5361796/kisah-asmara-ayu-ting-ting-sepedas-sambalado?tag_from=wp_beritautama&_ga=2.140919538.1306526658.1612488893-609606452.1598857811

            Berita seperti ini sebenarnya tidak penting untuk disampaikan karena untuk apa kita mengetahui kehidupan pribadi dari orang yang bahkan tidak kita kenal?. Walaupun bisa kita akui bahwa berita seperti ini sangat cocok untuk mengisi kategori “tidak berguna” di dalam web detik.

            Masyarakat Indonesia pun malah sangat suka dengan berita model seperti ini, karena mereka suka mencampuri urusan orang lain apalagi urusan orang-orang yang lebih sukses dari mereka. Nah daripada kita mengurusi urusan orang lain seperti itu mengapa kita tidak berusaha mencapai kesuksesan yang merega gapai?. Menurut saya itu jauh lebih berguna daripada hanya mencampuri urusan mereka. Kita bisa menggunakan kesuksesan mereka sebagai tolak ukur dan sebagai penyemangat kita untuk berusaha mencapai kesuksesan kita sendiri.

Komentar